PRAKTIK MENABUNG DAN BERINVESTASI PADA MAHASISWA AKUNTANSI GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.66896/asset.1.01.2026.11Keywords:
perilaku menabung, investasi generasi Z, mahasiswa akuntansi, literasi keuangan, fintechAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik menabung dan berinvestasi pada mahasiswa akuntansi Generasi Z dalam konteks pembelajaran mata kuliah pasar modal dan manajemen portofolio. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi kelas dan wawancara mendalam terhadap mahasiswa akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki kebiasaan menabung, namun masih bersifat reaktif dan berorientasi jangka pendek, terutama untuk kebutuhan darurat. Partisipasi dalam aktivitas investasi masih tergolong rendah, yaitu hanya sekitar 15,7% mahasiswa yang telah berinvestasi secara aktif, meskipun mereka memiliki akses terhadap pengetahuan investasi melalui pembelajaran akademik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara literasi keuangan dan perilaku aktual (knowledge-behavior gap). Faktor yang memengaruhi perilaku menabung dan investasi meliputi aspek psikologis, sosial, finansial, serta kemudahan akses teknologi melalui fintech. Di sisi lain, pembelajaran mata kuliah pasar modal terbukti berperan sebagai katalis dalam mendorong minat dan inisiasi investasi mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman dalam kurikulum untuk meningkatkan kualitas perilaku keuangan mahasiswa secara berkelanjutan.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Aren, S., & Zengin, A. N. (2016). Influence of financial literacy and risk perception on choice of investment. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 235, 656–663. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.11.047
Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil sensus penduduk 2020. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. https://www.bps.go.id
Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Bursa Efek Indonesia. (2023). Statistik pasar modal: Perkembangan jumlah investor 2023. Bursa Efek Indonesia. https://www.idx.co.id
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Falahati, L., & Sabri, M. F. (2015). An exploratory study of personal financial wellbeing determinants: Examining the moderating effect of gender. Asian Social Science, 11(4), 33. https://doi.org/10.5539/ass.v11n4p33?urlappend=%3Futm_source%3Dresearchgate.net%26utm_medium%3Darticle
Azaria, MJF., Tubastuci, N., Purwidianti, W., Aryoko, YP. (2024). Gen Z Investment Decision: Role Of Financial Literacy, Financial Behaviour, Financial Experience And Risk Tolerance. Airlangga Journal of Innovation Management, 5(4), 721-739. https://doi.org/10.20473/ajim.v5i4.61315
Hilgert, M. A., Hogarth, J. M., & Beverly, S. G. (2003). Household financial management: The connection between knowledge and behavior. Federal Reserve Bulletin, 89(7), 309–322.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Margaretha, F., & Pambudhi, R. A. (2015). Tingkat literasi keuangan pada mahasiswa S-1 Fakultas Ekonomi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 17(1), 76–85. https://doi.org/10.9744/jmk.17.1.76-85
O’Donoghue, T., & Rabin, M. (1999). Doing it now or later. American Economic Review, 89(1), 103–124. https://doi.org/10.1257/aer.89.1.103
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022. Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. https://www.ojk.go.id
Remund, D. L. (2010). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition in an increasingly complex economy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 276–295. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01169.x
Robb, C. A., & Woodyard, A. S. (2011). Financial knowledge and best practice behavior. Journal of Financial Counseling and Planning, 22(1), 60–70.
Tandio, T., & Widanaputra, A. A. G. P. (2016). Pengaruh pelatihan pasar modal, return, persepsi risiko, gender, dan kemajuan teknologi pada minat investasi mahasiswa. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 16(3), 2316-2341.
Thaler, R. H., & Sunstein, C. R. (2009). Nudge: Improving decisions about health, wealth, and happiness. Penguin.
Twenge, J. M. (2017). iGen: Why today’s super-connected kids are growing up less rebellious, more tolerant, less happy and completely unprepared for adulthood. Atria Books.
Wareza, M. (2021). Pandemi covid-19 dorong generasi muda berinvestasi di pasar modal. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com
World Bank. (2020). Gross domestic savings (% of GDP) – Indonesia. World Bank Open Data. https://data.worldbank.org
Wulandari, D. A., & Iramani, R. (2014). Studi experienced regret, risk tolerance, overconfidence, dan risk perception pada pengambilan keputusan investasi. Journal of Business and Banking, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.14414/jbb.v4i1.293
Xiao, J. J., & Porto, N. (2017). Financial education and financial satisfaction: Financial literacy, behavior, and capability as mediators. International Journal of Bank Marketing, 35(5), 805–817. https://doi.org/10.1108/IJBM-01-2016-0009
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Accounting Student Series on Emerging Trends

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.